بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Keunikan Cara Mendidik Murid Ala Mbah Yakub
Dalam kita Manakib Sulthonul Aulia Syeh Abdul Qodir Aljailani disebutkan bahwasanya ada beberapa syarat bagi seseorang Guru yang mempunyai tanggung jawab mendidik murid-muridnya yang ingin mencapai derajat wusul Ilalloh diiantara syaratnya yang pertama adalah



1.Sudah Memperoleh Ilmu Ulama
 Ilmu Ulama mencakup berbagai Ilmu baik itu Ilmu yang bersifat lahir/Syariat maupun yang bersifat batiniyah atau yang sering kita sebut Ilmu tasawuf yang menghantarkan seseorang takut kepada Alloh sesuai Firman Alloh dalam Al-Quranulkariim.."Innama yakhsya Allohu min 'ibadihil Ulama..jadi Ilmunya harus orang jawa bilang nyegoro

2.Wasiyasatul Muluk/Ilmu Politik
Mempunyai Ilmu siyasatulmuluuk yang artinya lebih luas punya Ilmu hikmah atau ilmu politik dalam artian politik mendidik murid yang saya akan jelaskan nanti pada karakter Mbah Yakub dalam mendidik murid-muridnya

3.Wahikmatul Hukama'
Ilmu Hikmah biasanya Ilmu-ilmu yang diperoleh secara laduni yang kalau teliti semuanya akan mengikuti sumber inti yakni Al-Quran Alhadis dan Ijma' Qiyas..Orang yang diberi Ilmu hikmah biasanya Istiqomah dalam amalan dhikir dan tafakkur

Nah berkaitan dengan 3 hal tersebut diatas saya menemukan metode diatas dalam pribadai Mbah Yakub dalam mendidik murid-muridnya

Pada suatu hari ketika murid-muridnya berkumpu atau saat muridnya sowan menghadapl Beliau  memberikan nasehat yang singkat yang sangat sesuai dan bermanfaat dengan jalan kehidupan murid-muridnya dimasa mendatang

Contoh dulu saat saya masih berumur belasan tahun dan dalam hati saya masih ada rasa takut menghadapi kematian maka saat saat sowan pada Beliau saya dinasehati "Jasad iku bakal mati yen ruh urip selawase" artinya "Jasad itu akan mati dan ruh akan hidup selamanya"

Dengan nasehat tersebut hati saya menjadi tenang dan hilang rasa takut dalam hati sehingga menghadapi liku-liku kehidupan lebih tegar  tanpa ketakutan

Pada suatu hari datang ke Mbah Yakub Muridnya yang mempunyai hati sombong takabbur dengan Ilmu-ilmu syariat yang dimilikinya..

Mbah Yakub seorang yang waskitho tentunya sudah tahu apa isi hati dan watak murid-muridnya..Beliau berkata  menasehat murid tersebut dengan berkata: Harusnya kamu itu hafal Alquran-Hadis dan kitab ini..

Dengan begitu murid tersebut tidak lagi menyombongkan ilmunya karena murid tersebut tidak hafal Quran Hadis yang disebut Mbah Yakub tersebut..

Ada peristiwa lagi yang senada kejadian diatas pada suatu saat negara akan mengalami kekisruhan Beliau mengadakan ijazah tenaga dalam Nur kepada para murid-muridnya

Disaat itu ada salah satu muridnya saat latihan tenaga dalam berlebihan sampai mencabut pohon yang cukup kuat didepan musola dilingkungan murid tersebut bukan mushola Mbah Yakub dan kejadian itu tidak diketahui secara mata lahir oleh Mbah Yakub karena tempatnya jauh dari kediaman Mbah Yakub

Pada lain hari datanglah murid tersebut kepada Mbah Yakub dan mbah Yakub menasehati murid tersebut dengan  menyindir murid tersebut secara halus "Nyapo ora wit kambil pisan sing dijebol" Mengapa bukan pohon kelapa yang kamu cabut" dengan begitu murid tersebut merasa malu dan tidak sombong lagi

Pada lain waktu ada murid lagi sowan menghadap dan murid tersebut kesenanganya kalau saya amati sering menggoda istri orang..

Mbah Yakub pun tau soal itu dan menasehati juga secara sindirin yan halus yang sekira orang yang sindir baru terasa dimasa mendatang..sayapun sering merasakan hal tersebut..

Nasehat nasehatnya akan terasa bila si murid mengalami kejadianya..
Ada lagi kisah seorang murid yang biasa ikut amalan Sholat malam di mushola beliau,murid tersebut menghadap beliau dan mengutarakam keinginanya akan mondok di satu pondok pesantren..dan apa kata Mbah Yakub.."Saman nyang ngomah ae.."Engkau dirumah saja"

Ketika si murid tersebut ngeyel untuk mondok ternyata tidak bisa karena situasi keluarganya tidak bisa ditinggal mondok karena murid tersebut menjadi tulang punggung keluarga yang saudara saudaranya banyak yang wanita


Sebetulnya masih banyak kisah kisah cara Mbah Yakub mendidik murid muridnya dengan kasih sayang dan kelembutan namun saya cukupkan sekian saja dan akan kami sambung kesempatan mendatang


Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah kecintaan kita kepada para Guru Mursid yang selalu mendidik ruhani murid muridnya walau beliaunya sudah wafat.wassalam

0 Komentar